Arti Penting Tujuan Hidup untuk Melangkah Lebih Baik
Padahal menjalani kehidupan jelas jauh lebih menantang ketimbang sekadar berjalan kaki, bukan?
Padahal menjalani kehidupan jelas jauh lebih menantang ketimbang sekadar berjalan kaki, bukan?
Belajar sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia sekaligus melihat koleksi pesawat dan panser/tank dari jarak dekat.
Barangkali kita merasa teramat lelah oleh kesibukan atau bisa juga merasa telah berprestasi, merasa telah melakukan banyak hal fantastis, hal-hal yang luar biasa. Padahal jangan-jangan nanti semuanya menjadi debu yang beterbangan. “Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.” (Al-Qur’an Surat Al-Furqan ayat 23)
Kita bekerja keras membuat image baik di publik. Dan hal yang mungkin untuk memalsukan image tersebut. Akan tetapi ketika Anda pulang ke rumah, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang sering membersamai Anda, warna sesungguhnya diri Anda akan terlihat.
Seorang CEO menulis: “Andaikan hidup ini punya restore point seperti di Windows. Fitur yang bisa membalikan kondisi PC ke tanggal tertentu di masa lampau. Tanggal berapa kamu ingin membuat life restore point kamu?” Ini jawaban saya.
Kita melakukan banyak sekali kesalahan. Terkadang kita diingatkan dengan hal-hal di sekitar kita.
Banyak tempat bisa mereka kunjungi dan tempati, daripada ke laptop saya yang berakibat mereka terjebak tak bisa muncul lagi menghirup udara segar.
Salah satu ide permainan untuk anak-anak TPA/TPQ yang pernah saya mainkan saat saya mengajar di Children Class Masjid As-Salam Hiroshima, Jepang, beberapa tahun silam.