Review Mampir Minum Teh Poci dan Kopi Joss di Omah Anglo Bekasi

Baru-baru ini saya mencoba mampir ke tempat makan yang lokasinya berada di rute jalan-jalan naik motor saya dan keluarga, rute yang sama dengan Bartel Coffee yang reviewnya telah saya sajikan di blog ini.

Nama rumah makan tersebut adalah Omah Anglo yang berlokasi di Jl. Jatiluhur Raya, Bekasi, atau bisa dilihat di Google Maps berikut: https://goo.gl/maps/9TWzFBgDpgowe8Yi6 dan ini link akun Instagramnya: https://www.instagram.com/omahanglo/

Tempat kuliner ini pernah diulas di Detik Food dengan judul “Omah Anglo: Tempat Makan Bakmi Jawa dan Bubur Bakar ‘Hidden Gem’ di Bekasi”.

Dari artikel tersebut saya memperoleh informasi bahwa Omah Anglo dibuka pada tahun 2020. Ketika awal pandemi Covid-19, banyak orang tidak bisa bepergian ke luar kota, termasuk Yogyakarta. Atas dasar hal tersebut, pemilik warung yang memang berasal dari Yogyakarta mencoba mengembangkan resep menu makanan dan minuman khas Yogyakarta milik keluarga mereka yang diharapkan dapat mengobati rasa rindu banyak orang yang tidak dapat bepergian dan mencicipi langsung kuliner khas Yogyakarta.

Pada judul artikel Detik Food tersebut ada frasa “hidden gem” alias “permata tersembunyi”. Nah, kesan itu memang saya rasakan saat mengunjungi Omah Anglo. Lokasinya yang berada di wilayah perumahan, bukan di pinggir jalan raya atau di dalam pusat perbelanjaan menjadikan Omah Anglo sebagai hidden gem: tidak terlalu terlihat, tetapi begitu kita berada di dalamnya kita menemukan tempat yang nyaman untuk mampir. Saya sering melewatinya tapi baru terpikir, wah, kayanya oke juga, nih, kalau sesekali mampir.

Maka dalam kesempatan ini saya akan menyajikan review Omah Anglo.

Ini tampak depan Omah Anglo.

tampak depan Omah Anglo Bekasi
tampak depan Omah Anglo Bekasi

Masuk ke dalam, kita disajikan pemandangan bernuansa rumah makan khas Yogyakarta.

suasana Omah Anglo Bekasi
Omah Anglo Bekasi
dapur depan Omah Anglo Bekasi
area depan Omah Anglo Bekasi
area dalam Omah Anglo Bekasi
Omah Anglo Bekasi
area samping Omah Anglo

Ada satu fasiltias yang mengingatkan saya pada pengalaman masa lalu. Suatu ketika saya dan keluarga pulang dari kondangan di Jakarta. Di perjalanan kami mampir ke rumah makan di Jakarta Selatan yang cukup terkenal. Berhubung sudah hampir jam 2 siang, kami pun bertanya ke pemilik restoran di pinggir jalan raya tersebut di mana letak mushola untuk kami numpang sholat Zuhur. Ternyata tidak ada. Kami bertanya di mana ada tempat sholat terdekat, tidak ada.

Nah, pengalaman tersebut tidak terjadi di Omah Anglo karena rumah makan ini menyediakan fasilitas mushola dan tempat wudhu untuk pengunjung yang ingin mengerjakan shalat.

tempat wudhu

Selanjutnya kita lihat menunya.

menu Omah Anglo Bekasi
menu Omah Anglo Bekasi

Mata saya menangkap menu Teh Poci 2 Cangkir dan berpikir bahwa ini adalah minuman signature di Omah Anglo. Jadinya saya pun penasaran.

Maka, inilah sajian teh poci dua cangkir. Sajian ini merupakan sajian teh panas di dalam poci.

teh poci 2 cangkir Omah Anglo

Meski namanya Teh Poci 2 Cangkir bukan berarti minuman ini hanya bisa diminum 2 orang alias 2 cangkir saja. Sebab ketika saya datang bertiga dengan istri dan anak, saya memperoleh 3 cangkir.

Selain itu, porsi teh pocinya pun cukup untuk beberapa orang, kalau hanya berdua saja rasanya saya tak akan sanggup menghabiskannya.

teh poci 2 cangkir Omah Anglo
teh poci 2 cangkir Omah Anglo
teh poci 2 cangkir Omah Anglo
teh poci 2 cangkir Omah Anglo
teh poci 2 cangkir Omah Anglo

Jika hanya datang sendiri, berdua, atau bertiga, sepertinya tidak perlu memesan minuman lain karena teh poci ini sudah mencukupi. Kecuali jika menginginkan minuman dingin, karena seperti saya bilang tadi teh poci disajikan panas-panas.

Selain itu ada juga menu minuman yang bikin penasaran, yaitu kopi joss, kopi yang disajikan bersama arang.

Berhubung dulu saya cukup sering berkunjung ke Yogya, ada rasa kangen juga dengan minuman kopi joss ini.

Ini kopi joss yang belum diletakkan arang.

kopi joss Omah Anglo

Ini setelah diletakkan arang.

kopi joss Omah Anglo

Saya belum pernah makan bubur bakar. Jadi saya ingin memesan bubur bakar.

Bubur bakar diantar dan diletakkan ke atas meja dengan tampilan seperti ini. Ada mangkok di atasnya. Panas.

Saya membuka mangkok tersebut tetapi tidak berhasil. Jadi saya meminta tolong untuk diperlihatkan cara membukanya (dalam kunjungan selanjutnya saya sudah bisa membukanya sendiri).

bubur bakar Omah Anglo Bekasi
bubur bakar Omah Anglo Bekasi
Bubur bakar asli
bubur bakar Omah Anglo Bekasi
Bubur bakar gudeg
bubur bakar Omah Anglo Bekasi
cabai bubur bakar Omah Anglo Bekasi

Selama beberapa kali mengunjungi Omah Anglo (tiga kali, tepatnya), saya melihat pemandangan orang usia lanjut yang makan bersama beberapa orang yang lebih muda seperti anak atau cucunya. Seakan sang anak atau cucunya mengajak orang tua, nenek atau kakeknya untuk bernostalgia dengan masakan dan suasana Yogya.

Beberapa keluarga tampak mengisi bangku-bangku yang tersedia. Nuansa rumahan cukup terasa menjadikan tempat ini cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Menurut saya Omah Anglo bisa menjadi pilihan untuk makan bersama keluarga saya di akhir pekan. Juga apabila ada kerabat yang datang berkunjung, bisa kita ajak makan di sini.

Karakteristik makanan yang disajikan serba panas dan teh pucuk 2 poci yang juga disajikan panas-panas, menjadikan tempat makanan ini tidak bisa dijadikan pilihan apabila kita sedang terburu-buru, seperti misalnya hanya punya waktu 15 menit untuk makan.

Maka menurut saya restoran ini akan lebih sesuai jika kita memang menyediakan waktu untuk makan santai, baik ketika datang sendiri saja dalam rangka merayakan kemenangan-kemenangan kecil, maupun sambil ngobrol-ngobrol dengan keluarga untuk bonding, bertemu teman yang sekian lama tidak bertemu dan punya banyak cerita, mentraktir sahabat yang telah menemani dalam suka dan duka, atau bisa juga menjadi tempat janjian untuk mendiskusikan kesepakatan-kesepakatan bisnis.

Selain itu, letaknya yang dekat dengan Masjid As-Salam Jakasampurna, Masjid Al-Ikhsan Jakapermai, dan Masjid Al-Azhar Jakapermai, memunculkan skenario dalam pikiran saya apabila saya baru selesai menghadiri kegiatan pengajian di masjid-masjid tersebut, pulangnya bisa mampir dulu ke sini. Jadinya kenyang lahir dan batin, deh.

Mengunjungi Omah Anglo ini mengingatkan saya barangkali di sekeliling kita ada hidden gem yang belum kita temukan. Bukan hanya tentang rumah makan, melainkan juga tentang hal-hal lainnya dalam hidup ini. Tak selalu yang terlihat luar biasa, bisa yang sederhana atau hal-hal kecil tetapi dapat kita resapi maknanya dan syukuri keberadaannya.

Well, inilah review singkat Omah Anglo, semoga asyik dibaca dan menginspirasi.

Oh, iya, ini pengalaman saya tahun 2022 lalu, segala hal dapat terjadi di kemudian hari yang belum tentu akan saya update kembali. Untuk informasi terbaru silakan mengunjungi Omah Anglo.

tampak depan Omah Anglo

Iqbal – diakhir.blog

2 responses to “Review Mampir Minum Teh Poci dan Kopi Joss di Omah Anglo Bekasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *