Saya Izin Mau Sholat Ashar Dulu, ya, Slot Saya Silakan Digantikan oleh Pembicara Lain Terlebih Dahulu

Dalam sebuah acara yang menggunakan video conference, hampir tiba giliran salah seorang narasumber atau pembicara untuk bicara.

Sang pembicara itu, sebut saja F, kemudian menghubungi saya yang sedang menjadi narahubung (contact person), “Sudah masuk ashar, nih, saya izin mau sholat ashar dulu ya. Slot bagian saya silakan digantikan pembicara yang lain terlebih dahulu.”

Azan ashar memang baru saja berkumandang dari mushola dan masjid di sekitar rumah saya di Bekasi, demikian pula di tempat beliau.

Awalnya pada saat diundang jadwal beliau ada di jam 4 sore. Namun karena ada perubahan jadwal acara saya pun menanyakan apa bisa slot beliau saya majukan, dan beliau setuju untuk dimajukan lebih awal, yang ternyata bertepatan dengan masuknya waktu ashar.

Saya pun memberi pengumuman, “Mohon izin bapak dan ibu, saya barusan dapat info bahwa bapak F mau sholat ashar terlebih dahulu. Jadi mungkin bisa diisi oleh pembicara yang lain saja.”

Saya menawarkan kepada para pembicara di slot selanjutnya untuk mengisi slot yang sedang ditinggalkan F.

Tapi yang selanjutnya terjadi membuat saya takjub.

Seorang pembicara lain yang juga akan mendapat giliran pun tiba-tiba bilang, “Jam berapa ini? Wah sudah masuk ashar, ya. Saya mau sholat ashar dulu juga, ah.”

“Kita istirahat sholat dulu saja ya,” terdengar juga suara dari salah seorang peserta.

Maka acara pun diputuskan untuk dihentikan sejenak karena beberapa pembicara maupun peserta bilang ingin sholat ashar dulu.

Saya pun jadinya juga ikutan sholat dulu.

Padahal semula saya pikir bisa saja dilanjutkan pembicara lainnya, nanti di permulaan pembahasan saya bisa pergi sebentar buat sholat ashar.

Tapi yang terjadi lebih baik dari apa yang saya rencanakan.

Dari sepatah dua patah kata yang disampaikan F kepada saya, yang saya yakin tak ada maksud apa-apa sekadar menyampaikan harapannya untuk bisa sholat ashar di awal waktu, ternyata berdampak pada kebaikan yang menyebar.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Iqbal – diakhir.blog

Featured Image: Pexels.com / Laker

4 responses to “Saya Izin Mau Sholat Ashar Dulu, ya, Slot Saya Silakan Digantikan oleh Pembicara Lain Terlebih Dahulu”

  1. Saya yakin sekali Pak F tidak menyangka hal itu yang akan terjadi. Sungguh luar biasa efek dari sholat. Bahkan keinginan sesorang untuk sholat tepat waktu saja, bisa membuat semua orang tergerak sholat… Allahu Akbar ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *