Sekilas Info Indonesia Halal Industry Awards

Sekilas Info Indonesia Halal Industry Awards

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Berdasarkan data Sensus Penduduk 2010 Badan Pusat Statistik (BPS) yang diakses melalui website BPS pada 27 Februari 2022, tercatat jumlah penduduk Indonesia yang beragama Islam sebanyak 207 juta jiwa atau 87% dari total jumlah penduduk beragama di Indonesia yang tercatat di BPS (yaitu 237 juta jiwa).

Sedangkan menurut data Kementerian Agama yang diakses melalui website Kementerian Agama pada 27 Februari 2022, tercatat sebanyak 231 juta orang penduduk Indonesia yang beragama Islam atau 87% dari total jumlah penduduk beragama di Indonesia yang tercatat di Kementerian Agama (yaitu 266 juta jiwa).

Dengan jumlah penduduk muslim yang besar tersebut tentu menjadi wajar jika diharapkan industri halal dapat berkembang di Indonesia dan kedepannya Indonesia dapat menjadi produsen produk halal yang mampu bersaing di kancah global.

Nah, baru-baru ini saya mengikuti acara Kick Off Indonesia Halal Industry Awards 2021″ yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian pada tanggal 22 September 2021 melalui Zoom virtual conference.

Selain melalui Zoom, acara tersebut juga terdokumentasikan di video Youtube berikut:

Klik sini untuk menuju video

Ini sebuah kegiatan yang menarik untuk diikuti oleh siapa saja yang memiliki perhatian atau minat terhadap pengembangan industri halal di Indonesia.

Dalam kesempatan ini saya menyajikan ringkasan acara kick off tersebut.

1. IHIA (Dan Kaitannya dengan Kitab Al-Ihya atau Ihya Ulumuddin)

Salah satu upaya untuk pengembangan industri halal di Indonesia adalah adanya penghargaan “Indonesia Halal Industry Award 2021” atau disingkat IHIA 2021 dan IHYA 2021.

Pada video Youtube rekaman peluncuran (launching) penghargaan ini, tertulis IHIA, sedangkan untuk selanjutnya penghargaan ini disebut IHYA.

Penamaan IHIA (dibaca Ihya) sendiri terinspirasi dari kitab Al-Ihya atau Ihya Ulumuddin, yang merupakan karya monumental Imam Al-Ghazali.

Secara bahasa Ihya’ Ulumuddin berarti menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama.

Wah, menurut saya ini ide yang luar biasa.

Mengaitkan semangat pengembangan industri halal yang diharapkan membawa kerberkahan karena menghidupkan salah satu ilmu agama yaitu tentang halal dengan nama salah satu kitab khazanah umat Islam yang sangat populer tersebut.

IHIA merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada individu maupun pelaku industri nasional yang berperan aktif terhadap pengembangan industri halal nasional.

Tahun 2021 merupakan tahun perdana penyelenggaraan IHIA yang ditandai dengan kick off yang diluncurkan pada tanggal 22 September 2021.

Penghargaan IHIA rencananya akan diberikan oleh Presiden Republik Indonesia pada akhir tahun 2021.

2. Delapan Kategori yang Diperlombakan

Ada 8 kategori yang diperlombakan dalam Indonesia Halal Industry Awards 2021 ini.

Bagi Anda pembaca blog ini yang punya perhatian atau concern terhadap industri halal bisa mempelajari apa saja kategori yang diperlombakan ini.

Siapa tahu Anda maupun organisasi, lembaga, dan perusahaan industri tempat Anda beraktivitas di dalamnya berminat untuk ikut serta.

Source: “Kick Off Indonesia Halal Industry Awards 2021″

(1) Best Halal Innovation

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada individu/kelompok/lembaga/perusahaan industri yang melakukan inovasi di bidang halal, terutama terhadap substitusi bahan baku dan bahan penolong yang bersifat syubhat atau haram.

Ada 5 subkategori pada kategori ini, yaitu:

  1. Individual Achievement on Halal Innovation
  2. Corporate Achievement on Halal Innovation
  3. Government Organization Achievement on Halal Innovation
  4. Academic Achievement on Halal Innovation
  5. Community Achievement on Halal Innovation

(2) Best Social Impact Initiative

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada kelompok dan perusahaan yang berperan besar dalam pengembangan industri halal lokal/daerah/nasional dengan mengalokasikan secara khusus penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Ada 3 subkategori pada kategori ini, yaitu:

  1. Community Initiative
  2. Academic Initiative
  3. Corporate Initiative

Untuk subkategori akademisi, penghargaan diberikan kepada universitas atau insititusi pendidikan lainnya yang menjalankan pemberdayaan industri halal sebagai bagian Program Pengabdian pada Masyarakat.

(3) Best Halal Supply Chain

Penghargaan pada kategori ini diberikan kepada perusahaan industri yang secara konsisten mampu memastikan kualitas bahan baku dan bahan penolong yang digunakan berasal dari sumber-sumber yang halal, thoyyib, dan mampu tertelusur.

(4) Best Small Enterprise

Penghargaan pada kategori ini diberikan kepada perusahaan industri kategori kecil yang secara konsisten menjalankan prinsip-prinsip halal dalam menjalankan produksinya.

Perusahaan juga mampu memberdayakan lingkungan dan menggerakkan ekonomi lokal.

Ada 3 subkategori pada kategori ini, yaitu:

  1. Best Halal Food and Beverage SME
  2. Best Modest Fashion SME
  3. Best Cosmetics and Pharmacy SME

(5) Best Halal Industrial Estate

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada Kawasan Industri yang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Kawasan Industri Halal sebagaimana dipersyaratkan dalam Permenperin 17 tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan Dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.

Ada 2 subkategori pada kategori ini, yaitu:

  1. Best Halal Industrial Estate Planning
  2. Best Halal Industrial Estate Management

(6) Best Export Expansion

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada perusahaan yang mempunyai kinerja ekspor produk halal terbaik dan juga dibuktikan dengan banyaknya kantor/pabrik/perwakilan yang dimiliki di luar negeri.

(7) Best Halal Financial Support

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada lembaga keuangan yang memberikan dukungan yang berkelanjutan terhadap pengembangan industri halal.

(8) Best of the Best

Penghargaan untuk kategori ini diberikan kepada perusahaan industri yang mempunyai overall kinerja terbaik dalam industri halal.

3. Dewan Juri dan Dewan Pertimbangan

Peraih penghargaan IHYA ditentukan oleh para dewan juri dan dewan pertimbangan yang berasal dari:

  • Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS)
  • Kementerian Perindustrian
  • Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
  • Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas)
  • Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
  • Bank Indonesia
  • Majelis Ulama Indonesia
  • Halal Institute
  • Dewan Masjid Indonesia
  • Insitut Teknologi Bandung
  • Universitas Diponegoro
  • KADIN Indonesia.

4. Detail Persyaratan, Alur Penilaian, dan Informasi Lebih Lanjut

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, alur penilaian, dan lain-lainnya silakan mengunjungi website resmi penghargaan ini di halal.kemenperin.go.id/awards.

5. (UPDATE) Siapa Peraih Penghargaan IHIA 2021?

Pada 17 Desember 2021 lalu, telah diumumkan pemenang penghargaan IHIA 2021 dengan disaksikan oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin di Jakarta.

Pemenang penghargaan tersebut yaitu:

1. Best Halal Innovation

  • Individual Achievement on Halal Innovation : Arif Nur Ikhsan yang mengembangkan metode analisis kehalalan emulsi minyak dengan metode spektroskopi inframerah yang dikombinasikan dengan kemometrika.
  • Corporate Achievement on Halal Innovation : PT Ajinomoto Indonesia yang berhasil mengembangkan produk saus oriental berbahan baku lokal, menggantikan produk sejenis di pasaran yang mempunyai kandungan arak atau bahan lain yang mengandung alkohol.
  • Government Organization Achievement on Halal Innovation : Balai Besar Keramik yang mengembangkan komposit bone ash berbasis bahan baku kapur alam untuk aplikasi pada industri keramik dan industri medis (implant tulang dan gigi), yang berpotensi menggantikan bone ash dari babi.
  • Academic Achievement on Halal Innovation : Islamic Fashion Institute yang mengembangkan sekolah desain busana muslim pertama di Indonesia dengan kurikulum berdasarkan SKKNI dan fokus pada kaidah-kaidah berbusana dalam Islam.
  • Community Achievement on Halal Innovation : Tim Sensor Kehalalan yang berhasil mengembangkan sensor kehalalan berbasis SERS (Surface Enhanced Raman Spectroscopy) yang dapat membedakan jenis-jenis lemak hewan.

2. Best Social Impact Initiative

  • Community Initiative : Teman Halal yang giat melakukan literasi terkait dengan halal lifestyle dengan target utama generasi muda.
  • Corporate Initiative : PT Paragon Technology and Innovation yang memiliki program-program untuk mewujudkan kebermanfaatan perusahaan untuk pemberdayaan ekonomi.

3. Best Halal Supply Chain : PT Garuda Food Putra Putri Jaya yang memastikan jaminan halal dalam rantai pasoknya.

4. Best Small Enterprise :

  • Best Halal Food and Beverage SME : CV Yumeda Pangan Sejahtera.
  • Best Modest Fashion SME : PT Soka Cipta Niaga.
  • Best Cosmetics and Pharmacy SME : PT Naturindo Fresh.

5. Best Halal Industrial Estate : PT Makmur Berkah Amanda Tbk yang fokus pada pengembangan kawasan industri halal bagi IKM. Saat ini, Halal Industrial Park Sidoarjo yang dikelola perusahaan tersebut menampung lebih kurang 35 tenant IKM halal, serta memberikan fasilitasi pengembangan IKM halal.

6. Best Export Expansion : PT Darya-Varia Laboratoria Tbk yang mampu mengekspor Rp351 Miliar produk halal di tahun 2020, meningkat 139% dibanding tahun sebelumnya.

7. Best Halal Financial Support : Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan yang mempunyai program utama memberdayakan industri halal melalui fasilitasi sertifikat halal kepada IKM.

8. Best of the Best : PT Paragon Technology and Innovation yang mengembangkan dua platform, yaitu Open Research and Innovation dan Innovation Library. Kedua platform tersebut menunjukkan transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan industri kosmetif halal inovatif.

6. Download Materi Paparan Kick Off IHIA 2021

Nah, bagi pengunjung blog ini yang ingin memperoleh materi paparan pada acara kick off tersebut, silakan tulis komentar ya.

Nanti akan saya kirimkan ke alamat email yang tertulis di dalam formulir komentar (alamat email tidak akan ditampilkan).

Iqbal – diakhir.blog

Featured Image: Pexels.com / Jason Villanueva

4 responses to “Sekilas Info Indonesia Halal Industry Awards”

  1. Seneng kalo industri halal semakin berkembang. Terutama karena aku sering traveling, dan tiap ke LN yg mana mayoritas bukan muslim, suka susah sendiri cari yg bener2 halal. Walopun aku tahu Islam ga menyusahkan. Kalo memang ga ketemu, kayak waktu ke Korea Utara dulu, atau Serbia, pilihannya yg penting bukan porky aja. Ato lebih aman seafood.
    Tapi kalo udah ke negara2 yg mana industri halal nya mulai berkembang seperti Jepang dan Korsel, aku seneng mas. Jadi lebih tenang aja

    Nah bagus juga nih kalo ada kompetisinya. Hitung2 bisa menambah semakin banyaknya industri halal di negara sendiri sebagai penganut muslim terbesar.

    • Sepakat mbak, rasanya senang kalau lebih mudah memperoleh makanan halal dengan pilihan yang lebih bervariasi saat di LN.

      Sekarang ini saya dapat kabar dari kampus di Jepang tempat kuliah dulu, sekarang sudah ada tambahan menu makanan halal di kantin kampus. Dulu saya sering kehabisan 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.