Hati yang Sulit Melihat Kebaikan bagaikan Layar Ponsel yang Retak dan Buram
Barangkali masalahnya ada pada hati yang sakit, sehingga sulit melihat kebaikan.
Barangkali masalahnya ada pada hati yang sakit, sehingga sulit melihat kebaikan.
Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Al-Qur’an Surat Az-Zumar ayat 53)
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun anda berada. Iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan, karena kebaikan itu dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik” (Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Al-Tirmidzi)
“Aku memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar. Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bentuk candaan. Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.” (Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud)
Mari sama-sama bangkit dari kejatuhan dengan memperbanyak istighfar.
(1) Mengupayakan yang terbaik akan membantu menenangkan hati (2) Jalan keluar bisa muncul dari mana saja, termasuk yang tidak disangka-sangka (3) Pentingnya beramal untuk bekal kematian (4) Carilah sisi positif dari musibah yang dialami.
9 poin seputar pengalaman saya dan keluarga melakukan isolasi mandiri di rumah karena terpapar Covid-19. Mari raih dan jaga erat hidayah, jangan sampai lenyap tak berbekas.